Gap Year Bukan Dosa Besar

SBMPTN 2020 telah usai, dari 702.420 peserta yang mengikutinya, hanya 167.653 (23.87%) saja yang lulus. Sisanya kemudian bersaing lagi di jalur mandiri, mendaftar ke perguruan tinggi swasta, atau menunggu tahun depan untuk kembali bersaing. 

Buat kamu yang belum lulus, tulisan ini bukanlah sebuah untaian kata mutiara, motivasi, atau pun nasehat. Karena tentu sudah begitu banyak pesan-pesan yang telah kamu terima terkait hal tersebut.

Barangkali, dari sekian banyak yang belum lulus tersebut, ada beberapa yang memutuskan untuk mengalah dan mengubur impiannya berkuliah di kampus dan jurusan impiannya. Namun, ada pula orang-orang yang memilih untuk menunda berkuiah dan memutuskan untuk mengikuti SBMPTN tahun depan. Semuanya tergantung pada pribadi masing-masing. 

Meski demikian, gap year bukanlah pilihan yang populer untuk para pejuang PTN. Kebanyakan, jikalau mereka tidak berhasil diterima di jurusan impian, maka mereka akan segera mendaftar di jalur mandiri pada jurusan dan kampus yang kira-kira, mampu menjamin kelulusan mereka. Ada pula yang memutuskan untuk berkuliah di swasta. Itu semua, bukanlah pilihan yang salah, sebab, semua piihan tentu sudah dipikirkan olehmu. 

Namun, jika kamu belum memilih, barangkali, pilihan terbijak adalah gap year. 

Menunda berkuliah bukan berarti tidak melakukan apapun. Selama proses menunggu tersebut, kamu bisa mengisinya dengan berbagai kegiatan. Entah dengan bekerja, memulai usaha, belajar hal-hal yang belum pernah kamu pelajari, beristirahat sejenak, atau bahkan belajar untuk persiapan tahun depan. 

Menunda berkuliah berarti kamu punya waktu satu tahun ekstra untuk kembali bersaing tahun depan. Ketika lawanmu masih harus mempersiapkan segala jenis ujian, kamu sudah punya persiapan yang cukup matang. 

Ketika lawan kamu masih harus berusaha beradaptasi dengan soal-soal SBMPTN, kamu yang telah mengikutinya tahun ini, sudah memiliki pengalaman dengan model soal yang akan kamu hadapi lagi. 

Meski kerap dipandang sebelah mata, sesungguhnya, gap year adalah priviliage yang nyata!

Penulis: Jabal Rachmat

Author Pengen Kuliah
Dipublikasikan oleh Admin (Aditia Prasetio)

Pengen Kuliah ~ Partner Merangkai Impian
Punya penemuan? atau punya ide menarik? atau punya tulisan/gagasan/pengalaman yang ingin dibagikan? Kirim tulisanmu ke webinfokuliah@gmail.com .
Follow instagram kami di @pengenkuliah

Post A Comment
  • Facebook Comment using Facebook
  • Blogger Comment using Blogger

Tidak ada komentar :

1. Berkomentarlah dengan bahasa yang sopan. Tunjukkan bahwa anda adalah orang berpendidikan yang senantiasa menjaga etika.
2. Komentar tidak boleh menyinggung SARA, Porno, dan sejenisnya
3. Dilarang menggunakan akun Anonim.