Pendaftaran

[Pendaftaran][bleft]

Apakah Mahasiswa BidikMisi dan Reguler Dibedakan atau Tidak?

Sebuah pertanyaan yang cukup menarik untuk dibahas mengenai bidikmisi. Sebelumnya, perlu diketahui bahwa BidikMisi adalah beasiswa bantuan yang diberikan oleh Dikti kepada mahasiswa yang kuliah di Universitas Negeri maupun Swasta yang menyediakan beasiswa Bidikmisi. Beasiswa BidikMisi diberikan kepada mahasiswa yang memenuhi persyaratan-persyaratan seperti berasal dari keluarga kurang mampu, kuliah di PTN atau PTS, dan lain-lain (selengkapnya cek di website bidikmisi).

Nah, kembali ke pertanyaan sebelumnya. "Apakah antara mahasiswa bidikmisi dan non-bidikmisi (reguler) itu dibedakan atau tidak? Jika iya, apa perbedaanya?". Sebenarnya pertanyaan ini masih cukup luas pembahasannya. Jadi, kita akan bahas satu persatu.

Ada empat fase untuk mahasiswa penerima BidikMisi. (dalam fase 1 dan 2, statusnya masih calon penerima BidikMisi).
1. Pendaftaran Jalur Masuk (snmptn, sbmptn, dll)
Untuk masuk ke PTN atau PTS, harus mendaftar melalui jalur masuk, seperti SNMPTN, SBMPTN, PMDK, atau jalur lainnya. Apa bedanya calon mahasiswa bidikmisi dan reguler? Bedanya ada di saat mempersiapkan berkas pendaftaran. Ketika calon mahasiswa non-bidikmisi mendaftar, mereka hanya mempersiapkan berkas-berkas sesuai syarat jalur masuk. Tapi untuk calon mahasiswa bidikmisi, mereka harus mempersiapkan dua jenis berkas, yaitu berkas untuk jalur masuk dan berkas untuk bidikmisi. Dan ada pengisian data serta pengupload'an berkas di website BidikMisi yang tidak dilakukan oleh calon mahasiswa reguler.
Merasa berat? Kalau kamu bener-bener butuh, seharusnya kamu siap! :) Siapkan berkas satu persatu dan sejak dini agar cepat siap upload.

2. Daftar Ulang dan Verifikasi
Setelah dinyatakan lolos masuk PTN atau PTS, akan ada tahap daftar ulang (dan verifikasi). Di tahap ini, mahasiswa reguler akan disuruh mengisi data dan mempersiapkan berkas-berkas lagi, baik data/berkas yang sudah dipersiapkan sebelumnya maupun berkas-berkas baru. Sementara itu, mahasiswa calon penerima Bidikmisi harus mempersiapkan dua jenis berkas lagi, yaitu untuk verifikasi PTN dan verifikasi bidikmisi. Selain itu, kemungkinan akan ada wawancara dan/atau peninjauan langsung ke rumah calon penerima bidikmisi.
Merasa berat? Kalau kamu bener-bener butuh, seharusnya kamu siap! :) 

3. Selama Kuliah
Setelah dinyatakan lolos bidikmisi, maka kamu bisa kuliah dengan bantuan dari bidikmisi selama kuliah (maksimal 4 tahun). Apa ya kira-kira bedanya? Banyak lho fasilitas yang akan didapatkan mahasiswa BidiMisi.
a. Kuliah Gratis (tidak bayar SPP atau UKT)
b. Mendapatkan bantuan dana untuk biaya hidup setiap bulan
c. Mendapatkan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan skill gratis dari Universitas (tergantung kebijakan universitas)
d. Mendapatkan bantuan dana KKL (tergantung kebijakan universitas)
e. Dan masih banyak fasilitas lain  (tergantung kebijakan universitas)

4. Saat Wisuda
Sayangnya admin belum di wisuda, jadi belum tahu apa perbedaannya. Mungkin dari rekan pembaca ada yang tahu? Silakan share via komentar ya.. 
Namun, yang pasti sebagai mahasiswa Bidikmisi kita akan merasa bangga karena menjadi bagian dari BidikMisi dan mendapatkan berbagai skill yang bisa kita terapkan saat lulus dan bekerja.

Itulah sedikit pembahasan dari kami mengenai perbedaan mahasiswa bidikmisi dan mahasiswa reguler (non-bidikmisi) mulai dari pendaftaran hingga lulus. Semoga bermanfaat. Silakan bagikan apabila bermanfaat. Namun, jangan lupa untuk tetap menyertakan sumber.
Aditia Prasetio

Pengen Kuliah ~ Follow us @ Line Official @ bit.ly/infokuliah

Post A Comment
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus
  • Blogger Comment using Blogger

Tidak ada komentar :