Pendaftaran

[Pendaftaran][bleft]

Siap Lebih Dini SNMPTN 2016 : Strategi Terjitu

 SNMPTN

            Pasti kamu sering deh baca judul artikel ini. Tapi, kebanyakan dari penulis artikel sebenarnya gak tahu tuh apa dan bagaimana proses seleksi SNMPTN itu. Jadi, tahu sendiri kan ke-absahan artikel itu.



           Langsung aja deh, kita bahas strategi yang bener-bener langsung di analisa dari web resmi snmptn. Secara umum penilaian meliputi hasil nilai rapor, ranking siswa di sekolah, prestasi non-akademik siswa, prestasi alumni sekolah selama kuliah, rasio pendaftar dan yang diterima tahun lalu melalui jalur ujian tulis.

Jadi penilaian SNMPTN bisa dibagi 2 dengan persentase yang hampir sama :



1. Penilaian terhadap Siswa (50%)
           Meliputi rapor, rangking, prestasi. Nah, jadi 50% itu masih dibagi 3 untuk ketiga komponen itu. Banyak yang bertanya, “Saya sering juara lomba tapi kok gak keterima SNMPTN ya ?”. Kalau kita lihat, memang persentase untuk prestasi hanya 50/3 % maka dari itu, ya jangan salahkan panitia SNMPTN kalau kamu belum paham sistemnya.

           2Penilaian terhadap Sekolah (50%)
           Meliputi prestasi alumni dan rasio pendaftar yang diterima tahun lalu melalui ujian tulis. Nah, sebenarnya yang berpengaruh banyak adalah prestasi sekolah ini. Contoh kasus (nyata) : Si A sekolah di SMA favorit dengan indeks sekolah sangat baik dimata Univeritas PQR. Si B sekolah di SMA biasa saja dengan indeks sekolah biasa juga di Universitas PQR. Si A dan Si B mendaftar di Universitas PQR dan jurusan yang sama. Si B sangat sering menjuari kejuaraan baik olimpiade maupun kejuaraan non-akademik. Sedangkan Si A, tak punya prestasi apapun bahkan ikut lomba pun belum pernah. Ketika pengumuman SNMPTN, ternyata Si A diterima tapi Si B tidak. Kenapa, karena persentase indeks sekolah sekitar 50% sedangkan prestasi lomba pribadi siswa sekitar 50/3 %. Coba renungkan.

           Selain itu, banyak juga yang belum tahu bahwa universitas menerapkan sistem nilai yang sesuai dengan jurusan. Nah maksudnya gimana tuh. Maksudnya, ketika nilai yang tinggi di rapor kamu adalah matematika dan fisika, ya kamu lebih baik daftar Fakultas Teknik jangan daftar di Fakultas Kedokteran kalo mau cari aman. Karena yang dinilai SNMPTN di kedokteran adalah nilai kimia dan biologi. Nah, kalau untuk spesifikasi fakultas dan nilai apa yang dipertimbangkan, tentu itu rahasia universitas masing masing.

           Yang paling penting adalah membaca ketentuan dan mencoba menganalisa setiap prosedur, tidak hanya SNMPTN tapi setiap hal yang akan  kita lakukan. Sekian analisa saya mengenai prosedur SNMPTN ini, dengan analisa ini, saya berhasil lolos di SNMPTN 2015. Walaupun, saya tak pernah ikut lomba, dan dengan nilai biasa saja.

           Jangan lupa ikuti uji coba SNMPTN 2016, hanya di web ini. Kalau ada kritik dan saran maupun pertanyaan, jangan sungkan untuk disampaikan, selamat berproses.

Akhlis Herin

Pengen Kuliah ~ Follow us @ Line Official @ bit.ly/infokuliah

Post A Comment
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus
  • Blogger Comment using Blogger

4 komentar :